Perjuangan Bocah Perempuan 11 Tahun, Dari Ngambur Antar dan Rawat Ayah Penderita Liver ke RSUAU Liwa

1737

KRUI, WAKTUINDONESIA – Perjuangan seorang anak berusia 11 tahun, Meilian Wintang Lestari, merawat Rahmad Jailani yang merupakan ayah kandungnya, saat terbaring tidak berdaya di ruang Matahari Klas III, Rumah Sakit Umum Alimudin Umar (RSUAU) Liwa Lampung Barat (Lambar).

Dirinya, yang akrab disapa Wintang, menempuh perjalanan dari SP II, Pekon Ulokmukti Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), dengan menggunakan jasa Djawatan Mobil Republik Indonesia (DAMRI) pada Kamis pekan lalu untuk mengantarkan sang ayah berobat di RSAU Liwa.

Saat dikunjungi perwakilan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesibar, Selasa (20/10), Rahmat Jailani terbaring dengan kondisi perut membengkak layaknya seorang perempuan yang tengah hamil besar didampingi anak perempuannya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu seolah pasrah dengan sakit yang divonis dokter Asites atau sering dikenal dengan sebutan liver.

“Keadaan saya seperti ini sudah hampir satu tahun, lebih parah lagi keruntuhan itu bersamaan dengan anjloknya perekonomian dan sakit yang saya derita. Anak tertua saya berada di Pringsewu dan tidak ada kabar hingga saat ini, anak kedua saya harus bekerja di salah satu tempat saya berhutang untuk biaya berobat jadi sama sekali tidak mendapatkan gaji, dan ini putri kecil saya yang setia mengantar dan merawat saya,” jelas Rahmat yang merupakan seorang Muallaf.

Rahmat, berharap dirinya bisa melawan penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya, namun kondisi perut yang terus membengkak, sehingga jika tidak kuat lagi menahan sakit, bersama anaknya harus menempuh dua kabupaten untuk berobat dan dilakukan penyedotan cairan dalam perut dan itu harus secara rutin.

Sementara disampaikan ketua PWI Pesisir Barat, Agustiawan, simpati dan keprihatinannya khususnya kepada Wintang yang sudah sejak kecil harus menanggung beban hidup berat dengan merawat orang tua tunggalnya tersebut saat melawan penyakit yang diderita ayahnya.

BACA JUGA:  Kabar Petani: Harga Wortel Bergerak Naik, Tembus Rp4 Ribu per Kg

“Untuk seluruh dermawan yang bisa menyisihkan sebagian rizkinya untuk membantu meringankan beban hidup salah satu saudara kita yang sedang mengalami sakit ini. Bisa langsung menghubungi nomor Ponsel 085267704457 atas nama Wintang atau Rahmat Jailani. Semoga apa yang bisa kita berikan dapat meringankan beban anak beranak itu,” pungkas Agus. (ers/WII)

Facebook Comments