Kampanye Paslon 1 di Pahmungan Diduga Bagi Amplop, Kodrat: 17 Sisanya sudah Diterima Gakumdu

551

KRUI, WAKTUINDONESIA – Pasangan Calon (Paslon) Bupati Pesisir Barat (Pesibar) nomor urut 1, Pieter-Fakhrurrazi, diduga melakukan tindakan pelanggaran kampanye dengan membagikan sejumlah amplop yang berisi sejumlah uang kepada peserta kampanye dalam kegiatan pertemuan (kampanye) terbatas/tatap muka, Paslon Bupati-Wakil Bupati nomor urut 1, di Pekon Pahmungan Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (30/10), sekitar Pukul 10.00 WIB.

Ketua Koordinator Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), Abd. Kodrat S, ketika dikonfirmasi, Selasa (3/11), mengatakan bahwa pada Jumat (30/10) minggu lalu paslon nomor urut 1 menggelar kegiatan pertemuan (kampanye) terbatas/tatap muka di Pekon Pahmungan kecamatan setempat, yang dihadiri oleh Calon Wakil Bupati, Fakhrurrazi.

“Akan tetapi ketika kampanye sudah selesai, mereka (tim kampanye) mengumumkan kepada masyarakat menggunakan mikrofon, agar secara bergantian mengambil amplop yang berisi uang pecahan uang Rp50 ribu,” ungkap Kodrat.

Menurut Kodrat, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pesisir Tengah sebelumnya sudah berupaya melakukan pencegahan hingga tiga kali. Namun sayangnya, tindakan yang dilakukan Panwascam justru tidak digubris.

“Ketika sudah sekitar 10 amplop yang dibagikan, Panwascam langsung memberhentikan tindakan dimaksud. Namun amplop yang sudah dibagikan tidak berhasil diamankan, dikarenakan penerima amplop sudah pulang ke rumah masing-masing,” terangnya.

Sedangkan sisa amplop yang belum sempat dibagikan, saat akan diamankan oleh Panwascam justru sempat bersitegang antara petugas dengan tim yang ada di lokasi untuk tidak memberikan.

“Diduga juga ada upaya menghalang-halangi penyelenggara. Jadi itu ada money politic nya dan ada juga upaya menghalang-halangi tugas penyelenggara,” jelas Kodrat.

Namun sebanyak 17 amplop tersisa yang belum sempat dibagikan saat ini sudah diserahkan oleh tim paslon nomor urut 1 melalui Arif Usman ke Gakumdu dan sudah dibuat tandaterima.

BACA JUGA:  Video: Pleno KPU Pesisir Barat Ricuh

“Saat ini permasalahan itu masih dalam tahap pengembangan,” pungkas Kodrat.

(ers/WII)

Update: Berita ini telah ditanggapi Tim Paslon No.1, Pieter-Fakhrurrazi dengan judul: Disebut Kampanya Bagi-bagi Amplop, Ini Bantahan Tim Pieter-Fakhrurrazi

Facebook Comments