Proyek Dinding Sungai Waykrui Rp4 Miliar Pakai Batu Bulat, Ini Kata Pelaksana-PUPR

  • Bagikan

Ditanya terkait besaran anggaran yang digunakan, Zairin mengaku untuk pembangunan talud penahan tanah tersebut sebesar Rp1,5 Miliar yang bersumber dari APBD-P.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Sumber Daya Air, Ade Kurniawan, mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Jalaludin, menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya baik dalam kegiatan monitoring ataupun inspeksi mendadak (sidak) sudah menginstruksikan pihak rekanan pekerja agar tidak menggunakan material mulai dari pasir hingga batu yang memang berasal dari sungai lokasi pembangunan.

“Harus menggunakan material dari luar, karena memang segala sesuatunya pelaksanaan pembangunan itu ada biayanya,” tegas Ade.

Ade juga tak menampik dari beberapa kali monitoring pada proyek tersebut meski tidak dalam jumlah banyak, material batu yang digunakan adalah batu bulat yang berasal dari aliran sungai.

“Yang kami temukan adanya batu bulat sudah kami minta untuk diganti. Tapi kalau memang masih menggunakan batu bulat diluar pantauan kami, itu sudah akal-akalan rekanan mungkin,” lanjutnya.

“Yang jelas kami sudah meminta agar penggunaan material jangan mengambil material setempat,” tukasnya.

(ers/WII)

BACA JUGA:  Operasi di Titik Ini, Polantas Lambar Bagikan 500 Masker dan Lakukan Ini kepada Pelanggar
  • Bagikan