Banyak diantaranya yang histeris karena tidak mampu menyelamatkan barang jualannya.
Pantauan awak media di lapangan, mendekati 100 persen barang pedagang di lantai satu dan dua yang berupa dagangan pakaian, kosmetik, sayur-mayur, barang pecah belah, dan lainnya, tidak dapat diselamatkan.
Dan ada sekira 535 kios dan tujuh rumah warga ludes dilalap si jago merah serta ada juga rumah warga yang sebahagian ikut terbakar.
Kapolres Tanah Karo, AKBP. Yustinus Setyo Indriono, kepada wartawan melalui telepon selularnya menyatakan peristiwa kebakaran Pajak Tingkat Berastagi masih dalam tahap penyelidikan.
“Terkait penyebab api, masih butuh waktu lidik dan pada pagi hari ini belum dapat disimpulkan,” singkatnya.
(rek/wii)





