Jenderal polisi bintang dua itu mewarning siapa saja yang menghalangi masyarakat untuk memberikan hak pilihnya dipastikan ditindak.
“Tidak ada yang boleh merampas hak pilih seseorang,” tegas oramg nomor satu di korps baju cokelat Sumut ini.
Kapolda Martuani juga memastikan polda dan Kodam I/BB siap mengamankan dan menciptakan pesta demokrasi yang aman.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kondusivitas dalam pilihan politik yang berbeda.
“Siapapun nanti yang terpilih dia adalah putra dan putri terbaik kebanggan daerah pilihan masyarakat yang akan mengabdikan dirinya untuk masyarakat,” pungkas Kapolda Martuani.
(rek/wii)





