Plt Walikota Medan Akhyar Resmi Buka UKW Angkatan XXXIII dan XXXIV

  • Bagikan

MEDAN, WAKTUINDONESIA – Menjadi seorang wartawan adalah sebuah pilihan dan bukanlah sebuah keterpaksaan. Banyak hal di dalam dunia kewartawanan yang sangat dinamis sehingga menjadi tantangan bagi seorang wartawan untuk bisa ditaklukkan demi bisa menjalankan tugasnya sehari-hari.

Di tengah menjalankan tugas tersebut, kini para wartawan dihadapkan dengan sebuah kewajiban yang harus dijalani agar kinerja sebagai wartawan bisa terukur. Kewajiban tersebut berupa ujian kompetensi wartawan yang harus ditempuh oleh para wartawan yang bernaung di bawah beragam organisasi profesi kewartawan yang sah dan diakui di tanah air.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, saat membuka kegiatan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XXXIII & XXXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut di Hotel Garuda Plaza Jalan Sisingamangaraja No 18 Kelurahan Masjid Kecamatan Medan Kota, Sabtu (26/12).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan bekerjasama dengan PWI Sumut serta Pemko Medan berlangsung selama 2 hari dimulai tanggal 26 -27 Desember 2020. Kegiatan yang UKW tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes)dengan tema “Kita Tingkatkan Profesionalitas Menuju Era Baru Masyarakat Digital”.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan UKW yang digelar Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan bekerja sama dengan PWI ini. Kegiatan ini sangat positif dan diharapkan dapat melahirkan wartawan-wartawan yang memiliki kompetensi. Karena itu, Pemko Medan mendukung kegiatan yang baik ini,” kata Akhyar.

Kompetensi wartawan, lanjut Akhyar, sangat berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Informasi, data, dan analisis yang diperoleh masyarakat dari media massa akan benar-benar valid. “Dengan demikian, kita bisa terhindar dari hoaks-hoaks yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab,” kata Akhyar.

Akhyar menambahkan, kompetensi ini juga sangat dibutuhkan di tengah percepatan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Tanpa wartawan yang memiliki kompetensi dan kreativitas yang tinggi, perusahaan media akan tertinggal. Sebab saat ini, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan seseorang secara individual melakukan kerja-kerja jurnalistik. “Kompetensilah yang membuat seorang wartawan atau jurnalis mengutamakan validitas dan terpercaya,” ungkap Akhyar.

BACA JUGA:  IKAPAS Subulussalam Kantongi SKT Kemendagri, Ini Kata Kesbangpol
  • Bagikan