Pemilih Baru Pada Pilkada Lambar Di Prediksi Meningkat. Ini Kata Ketua KPU Arip Sah

  • Bagikan

LIWA,WAKTUINDONESIA-Potensi pemilih baru di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) diprediksi meningkat. Bahkan, angka peningkatan pemilih baru di Lambar menjadi tertinggi dari tujuh kabupaten se-Lampung yang akan menggelar pemilihan umum serentak tahun 2024.

Hal ini, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan periode triwulan IV tahun 2020 dan rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan periode Januari – Desember 2020 serta rapat evaluasi pemuktahiran daftar pemilih yang digelar oleh KPU Provinsi Lampung di Begadang Resto Convention Hall Teluk Betung, Bandar Lampung, Senin (28/12/20).

Dimana, kegiatan ini diikuti oleh tujuh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota yang tidak melaksanakan pemilihan serentak tahun 2020, atau sembilan (9) Desember lalu.

“Iya saat ini saya bersama Ketua Divisi Data dan Kasubag Data menghadiri dan memaparkan rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan periode triwulan IV dan rekapitulasi periode Januari – Desember serta rapat evaluasi pemuktahiran daftar pemilih berkelanjutan 2020, Alhamdulillah KPU Lambar terbanyak dari tujuh KPU Kabupaten yang ada,” kata Ketua KPU Lambar, Aripsah saat dihubungi melalui pesan Whatsapp pribadinya.

Mantan wartawan Lampung Post ini menyebut, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan triwulan IV tahun 2020 menemukan potensiĀ  pemilih baru di tujuh kabupaten/kota. Dimana, Lambar menjadi peringkat pertama potensi peningkatan angka pemilih baru se-Lampung pada pemilu mendatang.

” Iya, sebagaimana yang dibacakan oleh bapak Agus Riyanto selaku divisi data dan informasi yang mendampingi ketua KPU Provinsi Lampung menemukan potensi pemilih baru di tujuh kabupaten/kota non pilkada tahun 2020 yakni sebanyak 11.612 pemilih, sedang sebanyak 4.742 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),” terangnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Divisi Data KPU lambar, Ahmad Soleh yang menyebut KPU Lambar menemukan 5.190 potensi pemilih baru. Angka ini, tentu menjadi angka tertinggi dari tunuh kabupaten/kota yang akan melangsungkan pemilu serentak kedepan.

BACA JUGA:  Dendi Ramadhona Inginkan Kabupaten Pesawaran Yang Lebih Religius

“Iya, Berdasarkan croscek data KPU Lambar kami menemukan 5.190 potensi pemilih baru dan 4.270 diantaranya potensi pemilih serta sebanyak 1.640 lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),” kata Sholeh.

Sementara, lanjut Sholeh, posisi kedua diisi oleh Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Dimana, dikabupaten itu juga diprediksi terjadi peningkatan pemilih baru berjumlah 3.432.

“Untuk posisi kedua disusul Kabupaten Lampura, dimana selama periode januari hingga desember 2020, Lampung utara menemukan adanya potensi pemilih baru sebanyak 3.432. Potensi pemilih baru,” jelasnya.

Dikatakan Sholeh, potensi peningkatan pemilih baru di Lambar merupakan capaian yang membanggakan. Termasuk menjadi predikat terbanyak di Lampung.

“Alhamdulillah Lambar mendapat Predikat Pertama potensi pemilih baru terbanyak,” pungkasnya.

Laporan : Erwan Nur

  • Bagikan