Kapolda Sumut Paparkan Kinerja Tahun 2020, Sebut Jumlah Polisi Dipecat

397

MEDAN, WAKTUINDONESIA – Di pengujung tahun 2020, Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto memaparkan kinerja koprs baju cokelat yang ia pimpin di Tahun 2020 dalam konferensi pers akhir tahun 2020 di Mako Sat Brimob Polda Sumut, Rabu (30/12).

Kapolda Martuani menyampaikan tentang situasi kamtibmas wilayah Sumut setu tahun terakhir dan hasil kegiatan selama 2020.

Selain itu, kapolda juga menyebut upaya penanganan Covid-19 turut dilakukan Polda Sumut dan jajaran dibantu Kodam I/BB dan Forkopimda Sumut seperti membagikan masker, penyemprotan disinfektan, pembagian alat kesehatan, pemberian bantuan sosial dan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat

“Saat ini posisi Sumut di posisi ke-9 dari posisi ke-7. Hal ini menunjukkan ada perlambatan penyebaran Covid-19 di Sumut dan tingkat kesembuhan diatas 80% dimana meningkatnya disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Polda Sumut bersama Kodam I/BB dan unsur Forkopimda Sumut terhitung mulai tanggal 14 – 28 Desember juga telah melaksanakan 244.378 kegiatan Operasi Yustisi untuk menekan angka penyebaran Covid-19

Untuk menanggulangi dampak Covid-19 dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat ditengah pandemi, sebanyak 286 desa “Kampung Paten” berhasil dibentuk Polda Sumut.

Kemudian, dalam kurun waktu menjabat sebagai Kapolda Sumut kurang lebih 1 tahun 13 hari, beberapa pencapaian dan prestasi telah berhasil dilakukan.

“Hal pertama yang menjadi sasaran penanganan saya, yaitu penyalahgunaan Narkotika. Hingga saat ini sudah 702,5 kg sabu telah dilakukan penindakan Polda Sumut dan jajaran,” jelas kapolda Sumut.

“Kami juga tidak akan segan segan memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan Narkotika. Hal ini dibuktikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 53 polisi yang terlibat Narkotika,” lanjutnya

BACA JUGA:  Seorang Pria Kabanjahe Ditemukan Tergantung di Dapur tak Bernyawa, Kasat Sastrawan: Istri Sebut sudah Mengeluh Sakit Lambung - Jantung

Selain itu, Kapolda Sumut juga fokus dalam penanganan kejahatan jalanan yang sudah meresahkan masyarakat seperti begal dan bajing loncat. Dalam kurun beberapa bulan para pelaku kejahatan tersebut berhasil ditangani.

“Untuk aksi premanisme, unjuk rasa dan kasus laka lantas turut mengalami penurunan di tahun 2020,” jelasnya.

Polda Sumut dengan seluruh jajaran juga siap mendukung dan mengamankan langkah-langkah program pemerintah dal mengembangkan Food Estate serta memajukan destinasi wisata kelas dunia, yaitu Danau Toba

“Kita juga patut bersyukur karena pelaksanaan Pilkada serentak di 23 kab/kota telah berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif serta selamat dari bahaya pandemi Covid-19,” ucap kapolda Sumut.

Kapolda Sumut turut meminta kepada rekan-rekan media untuk memberitakan sesuai fakta dan kebenarannya tidak memberitakan berita yang hoax sebab ini menjadi tanggung jawab publik karena peran media untuk mengedukasi masyarakat.

Jenderal bintang dua tersebut juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama untuk mewujudkan wilayah Sumut yang aman dan kondusif. Ciptakan kebersamaan dan toleransi antar umat beragama karena bersama kita pasti bisa,” pungkas Kapolda Sumut.

(rek/ddi/wii)

Facebook Comments