Langka, Harga Sayur Mayur di Pasar Tanjung Tiram Melonjak, Kol-Tomat 10 Ribu/Kg

359

BATUBARA, WAKTUINDONESIA – Pekan pertama di tahun 2021 harga sayur-mayur di pasar Tradisional Tanjung Tiram, Batubara melonjak.

Kenaikan harga komoditas pangan seperti sayur-sayuran di akibatkan langkanya bahan yang di peroleh pedagang. Apalagi curah hujan yang tinggi salah satu penyebab gagalnya panen petani. Ditambah lagi menjelang natal dan tahun baru.

“Hingga sampai saat ini harga beberapa sayur-sayuran masih belum ada penurunan harga,” kata Wati salah satu pedagang di pasar Tradisonal Tanjung Tiram, Jalan Nelayan, Rabu (6/1/2021).

“Kenaikan harga pertama di mulai dari Bulan November tahun 2020 lalu hingga pekan pertama bulan Januari tahun 2021 masih tetap harga yang sama,” katanya

Beberapa bahan pangan mengalami kenaikan seperti, Cabai merah yang harga jual sebelumya Rp30.000 per kg sekarang mencapai Rp35.000 per Kg.

Diikuti harga Bawang merah semulanya Rp20.000 per kg sekarang sudah mecapai Rp28.000 ribu per kg.

“Sedangkan Cabai hijau dari desember sampai sekarang masih harga stabil,” jelas Wati.

Sementara, Ima yang juga pedagang Komoditas Pangan, menyebut lebih drastis lagi kol dari Rp3.000 kini mencapai harga jual Rp10.000 per Kg, dan harga
jual tomat dari Rp5.000 per Kg mencapai Rp10.000 per Kg.

“Harga yang tinggi mengakibatkan daya beli juga menurun yang mempengaruhi pendapatan para pedagang komoditas pangan di Pasar Tradisional Tanjung Tiram,” katanya.

Para pedagang berharap adanya solusi dari pemerintah setempat atas kenaikan harga tersebut.

Termasuk fasilitas tempat pedagang yang kurang memadai.
(zfn/wii)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Menipis, Sisa Pupuk Subsidi di Lambar 10 Persen dari Kuota