“Sedangkan untuk pembuatan emas dalam sehari maksimal lima macam dan kadang tidak bisa dipastikan, karena menunggu ada pesanan dari toko,” paparnya.
Akan tetapi, karena harga emas masih melonjak tinggi, penghasilan Imam jadi berkurang drastis.
“Biasanya dulu, dalam sehari saya bisa dapat penghasilan antara Rp3 juta-Rp4 juta. Akan tetapi karena masa pandemi ini penghasilan saya hanya kisaran Rp100 ribu hingga Rp1 juta saja,” ungkap Imam.
Hasil kerajinan perak miliknya biasanya dipasarkan ke toko-toko yang berada di Kecamatan Pringsewu, Pardasuka, Talang Padang, Gadingrejo.
“Semoga wabah virus covid ini segera hilang sehingga bisa berjalan normal dan bisa ramai kembali,” pungkasnya.
(nrl/WII)





