‘Sepi’, Perajin Emas-Perak di Pringsewu Terancam Gulung Tikar

154

PRINGSEWU, WAKTUINDONESIA – Perajin emas dan perak yang berada di  RT 01/RW 04 Piringadi, Kelurahan Pringsewu Utara , Pringsewu, Lampung, terancam gulung tikar.

Imam (40) seorang perajin mengaku sudah menekuni usaha sebagai pengrajin emas dan perak sejak tahun 2001 lalu.

“Saat ini usaha kami sedang sepi, karena masa pandemi Covid-19 yang masih terus berkelanjutan hingga sampai saat ini,” kata Imam, Senin (18/1/21).

Ia menuturkan kodisi itu karena adanya pandemi Covid-19, usaha terkendala pemasaran dan pesanan dari toko-toko yang  semakin menurun.

“Bahkan kami jarang menerima pesanan emas dan perak dari toko-toko, dan kadang tidak ada sama sekali,” tuturnya.

Imam memaparkan dalam sehari biasanya mampu membuat bermacam-macam jenis keranjinan perak seperti cincin, anting, kalung, dan  gelang.

“Sedangkan untuk pembuatan emas dalam sehari maksimal lima macam dan kadang tidak bisa dipastikan, karena menunggu ada pesanan dari toko,” paparnya.

Akan tetapi, karena harga emas masih melonjak tinggi, penghasilan Imam jadi berkurang drastis.

“Biasanya dulu, dalam sehari saya bisa dapat penghasilan antara Rp3 juta-Rp4 juta. Akan tetapi karena masa pandemi ini penghasilan saya hanya kisaran Rp100 ribu hingga Rp1 juta saja,” ungkap Imam.

Hasil  kerajinan perak miliknya biasanya dipasarkan ke toko-toko yang berada di Kecamatan Pringsewu, Pardasuka, Talang Padang, Gadingrejo.

“Semoga wabah virus covid ini segera hilang sehingga bisa berjalan normal dan bisa ramai kembali,” pungkasnya.

(nrl/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Pemkab Pesibar Keukeuh Ujudkan 'Pesibar Terang'