Deal! Pemkab Lambar Hentikan Nayuh, KBM-Wisata dan Isolasi jika Dari Daerah Ini

1795

Bupati Parosil Mabsus (Kanan) Wabup Mad Hasnurin. Istimewa

LIWA, WAKTUINDONESIA – Satuan Tugas Pusat menetapkan Kabupaten Lampung Barat (Lamba) sebagai daerah yang berisiko tinggi, tak terkendali, penyebaran Covid-19, zona merah.

Pemkab Lambar bergerak cepat guna menekan angka penyebaran virus asal wuhan Hubei, Cina itu, Rabu (19/1/21).

Pemkab Lambar bersama forkopimda langsung menggelar pertemuan guna membahas langkah yang bakal ditempuh, di rumah makan sabah bekhak, di Pekon Sebarus, Balikbukit.

Bupati Parosil Mabsus usai pertemuan dengan forkopimda itu mengatakan, sejumlah langkah konkret telah disepakati.

Yakni, menghentikan semua bentuk aktiflvitas kerumunan.

“Seperti resepsi pernikahan, khitanan, nayuh,” ujarnya.

Demikian pula dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) juga dihentikan.

Tak sampai di situ, lokasi wisata juga ditutup.

Kemudian, setiap orang yang telah melakukan perjalanan atau bepergian keluar, daerah zona, harus menjalani isolasi mandiri.

BACA: Lambar Zona Merah Covid-19, Begini Kata Bupati Parosil

Selain itu, pertemuan itu juga menyepakati maklumat Kapolri disebarkan ke seluruh masyarakat.

Hal itu bakal menjadi warning bagi siapapun yang membandel.

Gelaran yang menimbulkan kerumunan bakal dibubarkan petugas.

“Ini tidak main-main. Ini untuk keselamatan banyak orang,” tegas Bupati Parosil.

Terkait pesta resepsi pernikahan atau khitanan dalam dua hari kedepan masih ditoleransi sebagai bentuk rasa kemanusiaan.

“Mengingat pesta sudah dipersiapkan. Dengan catatan perketat protokol┬ákesehatan,” tandasnya.

(esa/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Pj Bupati Asren Nasution Sambung Hangat Dandim Letkol Adietya