Geger! Warga Berastagi Temukan Pria Paruh Baya Tewas di Kamar Kos

247

KARO, WAKTUINDONESIA — Warga Jalan Penghasilan Gang Kelapa, Pusat Pasar Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat Pria paruh baya di kamar kontrakannya Sabtu, (23/1/21) sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut warga sekitar, Nad (63, pria itu kerap disapa tetangganya Purba.

“Awalnya sekira pukul 17.00.WIB, kami memanggil manggil korban, namun tidak ada sahutan dari korban, membuat beberapa teman satu kosnya berusaha membuka pintu kamarnya yang terbuat dari triplek. Pintu tetap tidak bisa dibuka karena terganjal oleh sesuatu. Merasa curiga, akhirnya, warga melihat dari celah pintu kamarnya, alangkah kagetnya mereka melihat korban tergeletak kepala menghadap ke pintu mengakibatkan pintu tidak bisa dibuka karena tubuhnya mengganjal pintu kamarnya,” ceritanya.

Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut kepada kepala lingkungan setempat dan Polsekta Berastagi.

Mendapat informasi tersebut Kapolsekta Berastagi Kompol L Marpaung dan anggota didampingi tim medis dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari Puskemas Berastagi langsung menuju TKP.

Tiba di lokasi pukul 19.00 WIB, Kapolsekta Berastagi langsung mendobrak pintu kamar korban dengan paksa.

Terlihat korban sudah terbujur kaku di lantai pintu kamar kosnya.

Pihak Polsekta Berastagi langsung mengamankan TKP untuk keperluan penyidikan motif dari meninggalnya korban dan selanjutnya membawa korban ke rumah sakit untuk keperluan medis.

Kapolsekta Berastagi kepada wartawan membenarkan atas penemuan mayat tersebut.

“Namun tunggu hasil dari pemeriksaan pihak rumah sakit, penyebab kematian korban,” pungkasnya singkat.

Saksi lain di TKP menyebutkan, bahwa Korban diketahui
berasal dari Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas ini sudah ada dua tahun tinggal di tempat kos-kosan tersebut.

Korban sering pulang larut malam karena pekerjaannya sebagai buruh lepas.

“Sebelumnya korban juga sempat memeriksakan kesehatannya diketahui, saat itu tensi korban cukup tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA:  TPA Dokan Seret Kadis CT ke Kursi Pesakitan, LAMI: Ia Sempat Lolos 2017

(rek/WII)

Facebook Comments