Sementara itu, berdasarkan indeks skor penilaian yang diterima waktuindonesia.id zona orange ialah berpredikat risiko tinggi penyebaran dan potensi virus tidak terkendali.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Maidar menjelaskan bahwa perubahan zona yang semula merah menjadi orange merupakan suatu bentuk progres kerja satgas terkait.
“Ya kami bersyukur, ini berkat kerja keras semua pihak dalam menekan tingginya penyebaran virus covid 19 di Lambar, juga sebagai salah satu indikasi bahwa masyarakat kita mulai menyadari pentingnya disiplin protokol kesehatan (prokes),” pungkasnya.
Adapun berdasarkan data yang diperoleh waktuindonesia.id dari dinkes terkait, situasi zona per kabupaten kota dapat berubah setiap minggu sesuai penilaian gugus tugas berdasarkan 3 kriteria : Epidemiologi, Surveilans dan Pelayanan Kesehatan.
(erw/WII)





