LSM BANKI Desak APH Turun Sikapi Mangkraknya Taman Bermain Tanjung Rusia

162

Sekjend DPP LSM BANKI RI, Randy Septian

PRINGSEWU, WAKTUINDONESIA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (LSM BANKI) Republik Indonesia, soroti mangraknya pembangun Taman Bermain Pekon Tanjung Rusia Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu.

Sementara diketahui pembangunan Taman Bermain tersebut dianggarkan melalui anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar Rp 300 juta, dan pada tahun anggaran  DD tahun 2020 kembali dianggarkan Rp 400 juta, dengan total anggaran sebesar Rp 700 juta.

Randy Septian, Sekretaris Jendral (Sekjend) DPP LSM BANKI mengatakan dengan terbengkalainya pembangunan Taman bermain di Pekon Tanjung Rusia tersebut, berarti anggaran yang di gunakan itu sia-sia.

“Dengan anggaran sebesar itu kalau terbengkalai berarti mubazir, karena menggunakan uang negara,” kata Randy saar dimintai tanggapan diruang kerjanya, Senin(1/2).

Dikatakan, kalau hanya Inspektorat yang turun langsung itu cuma bentuknya teguran, Ia meminta  pihak hukum yang turun tangan dan melakukan penyelidikan.

“Kenapa bangunan tersebut terbengkalai dapat dipastikan, ada temuan nantinya kalau dari pihak hukum yang menanganinya,” terangnya.

Lebih lanjut,  Randy menambahkan LSM BANKI akan menidaklanjutinya melakukan investigasi awal agar tabir ini terbuka.

Selain itu juga jelas Randy,  bukan Taman Bermain saja yang diduga bermasalah, ada kemungkinan dana BUMDes juga diduga bermasalah. Karena anggaran BUMDes di Pekon Tanjung Rusia itu besar.

“Nanti kalau ada temuan, kalau itu salah kami akan katakan salah, dan melaporkannya kepihak hukum yakni Kejaksan dan Kepolisian agar diproses secara hukum,” pungkasnya.

(Nrl/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Tekan Penyebaran Corona, Kipan A Yonif 143/TWEJ Turunkan Pasukan Satu Peleton