Dijelaskan Sahyuril sumber bantuan berasal dari warga Muhammadiyah, jamaah Masjid Taqwa, para donatur, Bank Aceh, dan Bank Syariah Mandiri.
“Jangan sampai kita yang mengaku Islam ini tergolong orang-orang yang mendustakan agama sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surat Al Maun,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Dewita Karya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK), Bustamar, Bahagia Maha, anggota DPRK dan Rahmayani Sari, Munthe Camat Simpang Kiri, Kepala Desa Subulussalam, para donatur dari Bank Aceh, Bank BSM, serta para tokoh masyarakat H. Asmaudin, H. Anharuddin, Rusdi Hasan, dan Faisal.
(aga/fie/WII)





