BPI KPNPA RI-Kajari Kota Subulussalam Bangun Sinergitas Kemitraan Strategis

  • Bagikan

SUBULUSSALAM, WAKTUINDONESIA — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Subulussalam Provinsi Aceh, Selasa (16/3/21).

Kajari Subulussalam Mayhardi Indra Putra, SH, MH, mengapresiasi kunjungan pengurus pusat dan daerah lembaga tersebut dalam rangka membangun sinergitas dan kemitraan strategis.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Darma dari Jakarta, Pak Indra dari BPI KPNPA RI ke kantor kami. Kami Kejari Kota Subulussalam siap menerima koreksi dan saran yang membangun. Kita siap bersinergi dengan program-program kerja BPI KPNPA RI. Dan kami pun meminta dukungan dari kawan-kawan karena saya lagi menargetkan Kejari Subulussalam penerapan WBK (Wilayah Bebas Korupsi),” jelas Mayhardi.

Ketika ditanyakan berapa lama target dalam penerapan WBK di Kejari Subulussalam, pria yang pernah menjabat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut mengutarakan adanya beberapa kendala teknis terkait layanan internet.

Dijelaskan Mayhardi kendala utama yang dihadapi pihaknya adalah fasilitas internet yang belum memadai kualitas layanannya untuk penerapan kebutuhan IT.

“Karena kabel fiber optik itu baru sampai polres. Kini kami lagi mencari solusinya agar kendala ini dapat diselesaikan. Mohon dukungan masyarakat agar penerapan WBK ini bisa kita tuntaskan dan dapat diterapkan secepatnya,” imbuhnya.

Sementara Direktur Investigasi dan Intelijen BPI KPNPA RI Sari Darma Sembiring, SE menanggapi positif Kajari Subulussalam yang telah meluangkan waktu menerima kehadiran rombongannya.

“Mewakili Ketua Umum Drs. TB Rahmad Sukendar SH, S.Sos, kami menghaturkan terima kasih atas penyambutan yang hangat dan kekeluargaan. Berharap DPD BPI KPNPA RI Kota Subulussalam dibawah kepemimpinan Asrul Indra menjadi mitra strategis kejaksaan siap mengawal menjadi garda terdepan dalam penegakan supremasi hukum,” ucapnya.

BACA JUGA:  Realisasi PAD Tahun 2019 Menurun, Fraksi Gabungan Soroti Sektor Pajak

Ketika ditanyakan apakah sudah berkoordinasi terkait peran serta BPI KPNPA RI terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi Subulussalam, pria yang sering disapa Angling Dharma ini mengatakan akan ada program berkesinambungan dengan Kejari Subulussalam.

Dijelaskan, Hallo Jaksa adalah program andalan kemitraan strategis BPI dengan Kejaksaan Agung.

Program dengan Tema BPI Melihat, Masyarakat Bertanya, Kajari Menjawab akan menjadi ujung tombak peran serta kedua lembaga tersebut dalam memberikan informasi edukasi hukum kepada masyarakat.

Konsep acaranya nanti kurang lebih ngobrol santai seperti talkshow di cafe ataupun di ball room hotel diskusi dan edukasi tentang bagaimana pelayanan di kantor kejaksaan terhadap masyarakat.

Tujuannya jelas agar profesi jaksa bukan menjadi momok yang menakutkan dan dijauhi oleh masyarakat, tapi jaksa juga bisa menjadi sahabat masyarakat.

Senada dengan Angling Darma, Asrul Indra ketua DPD BPI KPNPA RI Kota Subulussalam dan Kabupaten Singkil ini menegaskan dirinya siap mengemban amanah dan bersinergi dengan Kajari dan Kapolres Subulussalam.

“Saya sudah menerima amanah, arahan, dan pesan dari Direktur Investigasi untuk Sinergi dan mengawal supremasi hukum yang sedang dibangun oleh kejaksaan.

Dalam penerapan WBK di Subulussalam, dipastikan BPImenjadi garda terdepan. Siapapun tidak boleh ada oknum yang mengintervensi kejaksaan dalam penegakan supremasi hukum.

“Dan BPI Subulussalam siap mengawal Program Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bersama Koprs Adhyaksa di Kota Madya Subulussalam,” jelas pria bertubuh tegap kepada wartawan.
(fie/aga/WII)

  • Bagikan