Pelaku Pencabulan Dua Anak Kandung Diancam 15 Tahun Penjara

  • Bagikan

MEDAN, WAKTUINDONESIA – Perbuatan seorang oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Medan Sunggal, Medan, Sumatera Utara (Sumut), berinisial NIS (41), sungguh bejat dan  memalukan.

Betapa tidak, kedua anak kandungnya yang masih belia NNS (9) dan KS (6) diduga telah dicabulinya di rumahnya sendiri.

Ulah bejat pelaku terungkap setelah ibu kandung kedua korban melihat kejadian aneh pada hari Sabtu (15/1/21/ sekira pukul 11.00 WIB.

Saat itu, saksi sedang memasak dan korban sedang belajar di ruang ambal sambil selonjoran sementara pelaku sedang mengajari anak saksi yang laki-laki.

Saksi melihat pelaku sedang melihat pantat korban dengan wajah yang berbeda, lalu saksi bertanya kepada pelaku, “Kenapa, Pa?”

Mendengar pertanyaan spontan itu pelaku menjawab dengan menggunakan isyarat wajah sambil melihat-lihat pantat korban.

Karena penasaran usai memasak, saksi memanggil korban NNS ke kamarnya dan menanyakan apakah NNS pernah berhubungan intim dengan bapaknya.

Bagai disambar petir di siang bolong, betapa kagetnya saksi yang juga ibu kandung korban mendengar jawaban polos putrinya.

Ketika itu korban jujur mengakui dan menjawab pernah melakukan hal terlarang itu kepada saksi.

Saksi lalu terus mencecar korban dengan pertanyaan terakhir pelaku dan korban melakukan.

“Hari Rabu tanggal 13 Januari 2021 kemarin itu mak. Itulah yang terasa sangat pedih, sakit kali!”

Mendengar keterangan anaknya, saksi kaget dan selanjutnya segera melapor ke petugas Polsek Sunggal guna diproses secara hukum sesuai Laporan Polisi No. LP/17/K/I/2021, tertanggal 18 Januari 2021.

Fakta tersebut disampaikan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH saat menggelar konfrensi pers di mako polsek setempat didampingi Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, SE, MH dan Kanit Provost Aiptu S. Surbakti serta Kasi Humas Aiptu Roni Sembiring, Kamis (19/03).

BACA JUGA:  Pakai Helikopter Kapolda-Pangdam I/BB Pantau Situasi di Berastagi, Lanjut ke Simalungun

Lanjut Ahmadi, setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan berbekal berita acara pemeriksaan (BAP) saksi dan hasil visum et repertum, akhirnya NS ditetapkan sebagai tersangka pelaku pencabulan terhadap kedua anak kandungnya.

“Saat ini tersangka ditahan di RTP Polsek Sunggal dan dijerat pasal 82 ayat (1) Subs Pasal 81 ayat (2) Jo 76 E dari UU RI No. 35/2014 dan UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas kapolsek.
(rek/aga/wii)

  • Bagikan