Rumah Warga di Pakpak Bharat Rusak Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang

  • Bagikan

PAKPAKBHARAT, WAKTUINDONESIA – Sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) dilanda hujan dan angin kencang menyebabkan beberapa rumah mengalami kerusakan, seperti di Desa Aor Nakan II dan Kecupak I Kecamatan Pargetteng Getteng Sengkut (PGGS) Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (1/4/2021).

Kepala Desa Aor Nakan II Jamenar Berutu saat dikonfirmasi via selulernya membenarkan hujan dan angin kencang yang mengakibatkan empat unit Rumah di Desa tersebut mengalami kerusakan.

“Iya benar pak, hujan deras dan angin kencang telah terjadi hari ini yang mengakibatkan 4 unit Rumah rusak, dimana 1 unit rusak parah dan 3 rusak ringan,” ucap Kedes Aor.

Dijelaskan terparah milik Tommi Berutu serta tiga lainnya, yakni Parningotan Manik, Manamba Pasaribu dan Risden Manik.

Sementara itu, Arnold Berutu selaku Pj. Kepala Desa Kecupak I melalui whatssAppnya menyampaikan bahwa di Desa Kecupak I yang terkena dampak angin kencang tersebut hanya satu unit.

“Di Desa Kecupak I hanya satu unit yang terkena angin kencang dan kondisi hanya rusak ringan di bagian belakang rumah,” ucap Arnold.

Dikonfirmasi ke BMKG Medan via email terkait kondisi cuaca di Sumut, peringatan dini cuaca Sumut 1 April 2021, pukul 14.20 WIB, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 14.50 di Langkat, Binjai, Medan, Taput, Tapteng, Humbahas, Pakpak Bharat, Padang Sidempuan, Tapsel, Madina, Tapsel, Simalungun, Deli Serdang, Samosir dan dapat meluas ke Dairi, Karo, Toba, Batubara, Asahan, Labuhanbatu, Labura, Labusel, Palas, Paluta dan sekitarnya.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 17.50.

Di tempat terpisah saat dihubungi via Telepon Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pakpak Bharat Jibun Padang, S. Pd, MM membenarkan bahwa telah terjadi kerusakan beberapa rumah di Kecamatan Pargetteng Getteng Sengkut (PGGS) akibat hujan dan angin kencang.

BACA JUGA:  Pelaku UMKM Dapat Bantuan Tidak Dipungut Biaya

“Iya benar Pak, ada beberapa rumah yang mengalami kerusakan dan kita sudah turun kelokasi, dan saat ini masih dilakukan pendataan terhadap masyarakat yang terkena bencana,” ucapnya dengan singkat.

(rhm)

  • Bagikan