Puan Maharani Resmikan Perubahan Nama Bandara di Pesibar jadi Bandara Muhammad Taufiq Kiemas

  • Bagikan

Sementara itu, Ketua DPR RI, Honoris Causa Puan Maharani mengutarakan rasa syukurnya bisa berkesempatan mengunjungi kampung halaman keluarga besarnya. “Dulu waktu saya masih SMP, saya pernah datang ke sini datang ke Pulaupisang untuk kemudian berziarah dan bertemu dengan leluhur keluarga saya dari pihak ayah saya,” ungkap Puan bernostalgia.

“Dan hari ini saya datang untuk bisa kembali ke Pulaupisang setelah dari pemekaran dari induk Lambar menjadi Pesibar. Jadi Alhamdulillah setelah saya tiba disini lagi sekarang sudah dan lebih membanggakan lagi nama bandaranya Muhammad Taufiq Kiemas adalah almarhum ayah saya,” ungkap Puan.

Dalam momen itu, Puan juga mengatakan bahwa berdasarkan paparan dari Dirjen. Perhubungan Udara, Kemenhub yang disampaikan kepadanya, kedepan bandara tersebut dijadwalkan akan diperlebar dan diperpanjang. “Jadi saya minta kepada pemkab, pejabat yang ada disini (Pesibar) untuk bisa kita sama-sama membangun Krui ini, Krui ini milik kita bersama. Jadi kita harus gotong royong siapapun kepala daerahnya, siapapun pejabatnya, siapapun yang merasa masih menjadi keluarga besar Krui ini. Ini batu pijakan pertama untuk membuka Krui agar kemudian menjadi pusat transportasi ke wilayah lain,” tegas Puan.

Masih kata Puan, Pesibar adalah salah satu tempat yang akan besar berkembang sebagai tujuan wisata jika secara kompak semua pihak secara bersama-sama membangun Pesibar. “Krui ini tidak akan pernah bisa bangkit, Krui ini tidak akan pernah besar kalau kita tidak mau gotong royong dan tentu saja saya sangat mengapresiasi bahwa Kemenhub bisa menyetujui menamakan bandara ini dari Bandara Pekon Seray menjadi Bandara M Taufiq Kiemas yang nama beliau asalnya dari sini (Krui),” ucapnya.

Puan juga sangat mengapresiasi perubahan nama akses menuju bandara yang menjadi Jalan Fatmawati Soekarno. “Insya Alllh keinginan untuk mempunyai masjid Soekarno bisa segera terwujudkan karena kita perlu icon-icon, nama-nama besar untuk bisa menggaungkan Pesibar sehingga didengar orang,” jelasnya.

BACA JUGA:  KPK Apresiasi Gubernur Lampung, Desa Hanura Jadi Percontohan Desa Antikorupsi

“Tentunya yang penting lagi saya minta bandara ini dijaga kebersihannya, perawatannya, sumber daya manusianya. Karena tanpa sumber daya manusianya pastinya akan berantakan dan rusak dan tidak bisa digunakan,” tutup Puan.

Peresmian perubahan nama bandara menjadi Bandara Muhammad Taufiq Kiemas ditandai dengan penandatangan Prasasti oleh Ketua DPR RI.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi V DPR RI, Ketua Komisi lV DPR RI, anggota IV BPK RI selaku pimpinan pemeriksaan keuangan negara, Dirjen. Perhubungan Udara, unsur forkopimda Pesibar-Lambar, Sekkab, Pj. Ketua TP-PKK Pesibar, Calon Bupati terpilih, Agus Istiqlal, dan jajaran pimpinan DPC PDI Perjuangan Pesibar. (ers/WII)

  • Bagikan