Pemkab Lambar Halal Bihalal 1442 H Virtual, Parosil Singgung Penyekatan

231

LIWA, WAKTUINDONESIA – Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus bersama sejumlah pejabat teras menggelar halal bihalal hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah (H) secara virtual kepada segenap jajaran terdiri atas pengurus dan kader PKK, GOW, peratin, dan kepala sekolah yang tersebar di 15 kecamatan, 131 pekon dan lima kelurahan di Bumi Beguai Jejama tersebut, Senin (17/5).

Bupati Parosil Mabsus mengatakan, sebagai manusia biasa dirinya berkeinginan memberikan yang terbaik pada momentum hari yang fitri.

Namun demikian sebagai manusia biasa, dirinya menyadari ada kealfaan, kekurangan, dan juga ada kesalahan.

“Sehingga pada halal bihalal ini, mohon kiranya bapak-ibu yang mengikuti secara virtual ini maupun yang belum bisa mengikutinya, saling memaafkan di antara kita dalam suasana yang fitri ini.”

Pada kesempatan tersebut Parosil mengapresiasi langkah pemerintah pusat terkait larangan mudik melalui penyekatan.

Bisa dibayangkan, tandas Parosil, kalau tidak ada larangan mudik kasus terkonfirmasi positif covid-19 pasti terjadi peningkatan.

Parosil juga mengapresiasi kinerja tim petugas posko, terkhusus kepada kepolisian yang bertugas di Lambar. Begitu juga dengan PMI, BPBD, petugas kesehatan dan juga organisasi-organisasi lainnya yang terlibat dalam rangka mengikuti arahan dari pemerintah pusat terkait penyekatan dan pemeriksaan masyarakat yang mudik atau melakukan perjalanan di wilayah Lambar.

Dia di juga menyampaikan, bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, secara umum kasus covid-19 di Lambar terjadi penurunan meski beberapa pekon harus menjadi perhatian, seperti Pekon Sidodadi Pagardewa, Pekon Sukapura Sumberjaya, salah satu pekon di Balikbukit.

“Besar harapan saya Satgas Covid di kecamatan dan pekon, terus berkoordinasi dengan seluruh jajaran kesehatan dan aparat penegak hukum yang dalam hal ini kepolisian dan juga TNI terus bersinergi mengantisipasi lonjakan terjadinya angka terkonfirmasi positif covid-19,” pungkas Parosil.

BACA JUGA:  Dendi Ramadhona Inginkan Kabupaten Pesawaran Yang Lebih Religius

(aga/WII)

Facebook Comments