“Tidak ada riwayat perjalanan, namun mempunyai warung dan penginapan sehingga diduga karena interaksi dengan banyak pelanggan,” katadia.
“Kini ke delapan terkonfirmasi tersebut telah menjalani isolasi dengan pengawasan,” imbuhnya.
Sementara itu, dengan bertambahnya delapan kasus tersebut menambah daftar terkonfirmasi yang pernah terjadi di bumi beguwai jejama itu menjadi 661 kasus, selesai isolasi 590 dan 26 lainnya meninggal dunia.
“Ikhtiar kita semua berupa disiplin protokol kesehatan itu kunci utamanya, mari kita saling ingatkan satu sama lain bahwa virus ini nyata walau ada vaksin itu bukan jaminan kita terhindar dari paparan virus asal wuha cina tersebut,” pungkasnya.
(erw/WII)





