Selain itu, terus Sater, tujuan Sekolah Pemuda Pelopor untuk mengubah mindset pemuda untuk berperan dan bekontribusi dalam membangun potensi yang ada.
“Potensi di setiap pekon tentu berbeda, misal di salah satu pekon yang lebih dominan aspek pariwisata, tentu harapannya pemuda dapat menjadi garda terdepan dalam pengembangan dan inovasi,” terangnya.
Masih kata Sater, harapannya bila ekosistem salah satu potensi di pekon berjalan baik dapat berdampak Income pada pekon itu sendiri yang finalnya mensejahterakan.
“Contoh beberapa waktu lalu, sebagian pemuda dapat menggerakan potensi di pekonnya sendiri, tepatnya di pekon Cipta Waras Kecamatan Gedung Surian. Para pemuda nya memupunyai peran mempertahankan kebudayaan ‘Ngaliwet Bareng Sedulur Akur’ yakni tradisi Makan Bareng bagi masyarakat suku Sunda di pekon terkait,” pungkasnya.
(erw/WII)





