Disdik Lambar Kirim 4 Pemuda di Agenda Kemendikbudristek

265

LIWA, WAKTUINDONESIA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Barat (Lambar) turut berpartisipasi menyabut Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) helatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Disdikbud Lambar pun kirim empat pemuda untuk mengikuti agenda itu.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan, Riyadi Andryanto, mendampingi Kadisdikbud Lambar, Bulki, empat pemuda yang dikirim tersebut akan berkompetisi bersama 47 pemuda lainnya yang berasal dari seluruh kabupaten di Provinsi Lampung besok, Senin (14/6/21).

“Informasi dan data yang kami dapatkan ada 47 pemuda calon peserta di seluruh Lampung yang akan mengikuti tahap berikutnya, dimana untuk masing-masing provinsi hanya diberikan kuota lima peserta MBJR saja,” Begitu kata Riyadi, saat dikonfirmasi waktuindonesia.id, Minggu (13/6/21).

Lanjut Riyadi, pemuda calon peserta utusan Lambar yang berasal dari perguruan tinggi di Bandar Lampung tersebut akan mengikuti seleksi berikutnya yakni kekuatan fisik, renang dan kemampuan kepramukaan.

“Karena dalam praktiknya, peserta MBJR ini akan melaksanakan pelayaran di sejumlah titik jalur rempah. Dimana kemampuan diri untuk untuk diperairan adalah kemampuan utama yang harus dimiliki, ke empat calon peserta itu diantaranya dua orang laki laki dan dua perempuan,” jelasnya.

“Seleksi di tingkat provinsinya menggunakan sistem gugur, sehingga keempat peserta ini akan bersaing ketat dengan peserta lain. Kita doakan mudah-mudahan ada keterwakilan dari Lambar, sementara hingga kini ada 2000 peserta pendaftar dari seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Adapun kata Riyadi, program MBJR yang diadakan oleh Kementerian dan dikhususkan untuk pemuda minimal berusia 24 tahun serta memiliki wawasan kebudayaan, kebangsaan, sejarah dan kebaharian tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai Agustus hingga Oktober mendatang.

BACA JUGA:  PC Organisasi Kemahasiswaan yang Lahir 17 April 1960 di Surabaya itu Ziarah ke Makam Pahlawan Waykanan

“Selama program tersebut berlangsung, rute perjalanan titik rempah yang akan di susuri antara lain, Banda Neira, Ternate, Makassar, Banjarmasin, Bintan, Medan, Lhouksemawe, Padang, Banten, Jakarta, Semarang, Beno, dan berakhir di Surabaya,” papar dia.

Di sana, kata Riyadi, para peserta MBJR yang melakukan pelayaran menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci tersebut akan dilakukan pertukaran antar pemuda disejumlah titik yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan programnya sejumlah pemuda yang terpilih akan dilakukan pertukaran,” tambahnya.

Riyadi pun mengemukakan, esensi MBJR yang harapannya ada keterwakilan dari Bumi Beguwai Jejama untuk mengikuti program kementerian terkait.

“Pada dasarnya MBJR ini sebagai program napak tilas di jalur rempah Nusantara agar pemuda selalu mencintai dan menjaga Indonesia dengan melihat khazanah kekayaan rempah, alam dan budaya,” tutupnya.

(erw/WII)

Facebook Comments