Adapun kata Riyadi, program MBJR yang diadakan oleh Kementerian dan dikhususkan untuk pemuda minimal berusia 24 tahun serta memiliki wawasan kebudayaan, kebangsaan, sejarah dan kebaharian tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai Agustus hingga Oktober mendatang.
“Selama program tersebut berlangsung, rute perjalanan titik rempah yang akan di susuri antara lain, Banda Neira, Ternate, Makassar, Banjarmasin, Bintan, Medan, Lhouksemawe, Padang, Banten, Jakarta, Semarang, Beno, dan berakhir di Surabaya,” papar dia.
Di sana, kata Riyadi, para peserta MBJR yang melakukan pelayaran menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci tersebut akan dilakukan pertukaran antar pemuda disejumlah titik yang telah ditetapkan.
“Berdasarkan programnya sejumlah pemuda yang terpilih akan dilakukan pertukaran,” tambahnya.
Riyadi pun mengemukakan, esensi MBJR yang harapannya ada keterwakilan dari Bumi Beguwai Jejama untuk mengikuti program kementerian terkait.
“Pada dasarnya MBJR ini sebagai program napak tilas di jalur rempah Nusantara agar pemuda selalu mencintai dan menjaga Indonesia dengan melihat khazanah kekayaan rempah, alam dan budaya,” tutupnya.
(erw/WII)





