Kemudian, Bengkulu Selatan, dan Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Madura, Jawa Timur, serta kolektor yang berasal dari Komunitas Teman Bonsai Lampung, Lampung Tengah, Mesuji, Lampung Timur, Pringsewu dan sejumlah kabupaten/kota lainnya.
Jumlah pohon yang mereka kirim masing-masing mulai dari empat hingga 70 bonsai, itu belum termasuk milik kolektor lokal (Lampung Barat) yang memang jumlahnya sudah sangat banyak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lambar tersebut.
Dokter spesialis bedah di RSUD Alimuddin Umar ini juga mengungkapkan beberapa tokoh seperti Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Gubernur Lampung, Walikota Metro dan Bupati Tulangbawang Barat akan ikut serta.
“Pak Zudan Arief Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, merupakan salah satu penggemar bonsai di Indonesia, dan Alhamdulillah beliau akan mengikutkan beberapa koleksi bonsai terbaiknya, termasuk yang sudah mendapat predikat bintang, dan yang akan ikut juga menurut rencana Gubernur Lampung, Wali Kota Metro dan Bupati Tulangbawang Barat juga sudah menyatakan akan ikut serta,” kata dia.
Ia mengajak masyarakat yang akan melihat dan menyaksikan langsung pameran dan kontes bonsai tersebut, untuk taat menjalankan protokol kesehatan, apalagi sampai saat ini pandemi Covid-19 masih ada.
“Pameran dan kontes ini akan dilaksanakan secara terbuka, jadi kami minta pada pengunjung untuk taat menjalankan protokol kesehatan, seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan jaga jarak,” ujar dia.
Seperti diketahui, sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia, bonsai yang akan diikutsertakan pada pameran dan kontes, panitia akan menerima bonsai pada 19 dan 20 Juni.
Selanjutnya pada Senin-Selasa (21-22/6) akan dilakukan proses penjurian dan pada 23 Juni akan dibuka langsung oleh bupati Lambar.
(*/esa/WII)





