“Di samping itu saat ini kita sudah membuka ada tiga sanggar seni tari tradisi yang bertujuan untuk melatih kaula muda kita salah, satu di antaranya Seni Tari Beladiri Tradisional ‘Tari Biahat’, kurang lebih ada 200 peserta pemuda dan pemudi yang kita latih tersebar diberbagai sekolah SMA sederajat,” tambah Ogek Faisal.
“Semoga seluruh pengurus dan tokoh masyarakat dapat bekerjasama dalam kegiatan budaya ini dan terimakasih kepada Muspika Kecamatan Rundeng yang telah mendukung kegiatan ini,” tandasnya.
Sekadar informasi, Peusijuk atau Peusijuek adalah prosesi adat di aceh yang bertahan hingga kini.
(fie/WII)





