Lanjut Ismet, penerapan ilmu pengetahuan maupun konsentrasi pendidikan yang di ampu mahasiswa KKN tersebut pun tidak kalah penting.
“Tentunya implementasi apa yang telah didapat berupa ilmu pengetahuan maupun kreatifitas lainnya oleh mahasiswa, dapat diterapkan di pekon hujung,” harapnya.
Kemudian dirinya menyebut, ikhwal asal para mahasiswa UIN RIL yang akan melaksanakan sejumlah program di pekon di bawah kaki Gunung Pesagi tersebut.
“Mahasiswa yang kebetulan berasal dari pekon hujung ada tiga orang, sedangkan lainnya dari beberapa daerah,” tukasnya.
Sementara itu, hadir pada kesempatan tersebut Camat Belalau, Akmal Abdul Hakim, bhabinkamtibmas dan sejumlah aparatur pekon terkait.
(erw/WII)





