“Sebelumnya kita ada stok 10 peti jenazah, namun beberapa hari belakangan terkonfirmasi positif Covid-19 hingga mengakibatkan meninggal dunia terjadi lonjakan, sehingga stok yang ada habis,” jelas Maidar.
Merujuk dari kejadian diatas jelas Maidar, pihaknya mengajukan kembali pengadaan peti jenazah, untuk membackup dan mengantisipasi tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Bumi Beguwai Jejama tersebut.
“Kita pesan 30 peti jenazah dahulu untuk kita siapkan di RSUD Alimudin Umar, tetapi kita selalu kordinasi dengan para pembuat peti jenazah untuk persiapan apabila ada lonjakan yang kembali drastis,” tutupnya.
(erw/WII)





