“Kalau dari Puskesmas Gedongtataan kan menaungi 11 Desa, tapi disini kita fokuskan dulu ke Desa Sukaraja, kita juga tadi woro-woro memakai pengeras suara di masjid-masjid dan menggunakan mobil milik Puskesmas keliling,” utasnya.
Selain berkeliling menggunakan mobil dan pengeras suara, pihaknya juga membagikan vitamin dan obat-obatan terhadap masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri dirumah.
“Setelah ini, rencananya kita mah melakukan edukasi prokes untuk masyarakat yang beraktifitas di pasar, karena kan di pasar itu tampat kerumunan banyak orang, kemungkinan kan yang ke pasar bukan hanya warga Desa Sukaraja saja pastinya dari luar Desa lainnya juga,” jelasnya.
“Dalam keadaan seperti ini saja, masayarakat masih banyak yang ditemukan tidak patuh terhadap prokes seperti tidak memakai masker apalagi sampai berkerumun,” timpalnya.
Imelda berharap, kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, ditambah dengan tingginya kasus Covid-19 saat ini diharapkan juga masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan.
“Ya saat ini saja sudah masuk zona merah, sebenarnya kan kasus ini melonjak karena masih banyak masyarakat yang cuek terhadap prokes, sebenarnya kalau prokes dipatuhi oleh masyarakat pada setiap aktivitas, pastinya dapat menekan penyebaran covid-19 dan tidak menimbulkan kluster baru,” tutupnya.
(Apr/WII).





