Persaingan Antar Penyalur, Disinyalir Jadi Pemicu Kisruhnya BPNT Di Pringsewu

  • Bagikan

Diketahui sebelumnya, merasa dirugikan puluhan Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Pekon Tulungagung, Kecamatan Gadingrejo mendatangi Kantor Bupati dan Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Pringsewu, Senin(19/7/2021).

Mereka melaporkan E- Warong Seribu Bambu dan pihak Penyuplai BPNT, lantaran bantuan sembako yang selama ini diterima tidak sesuai jumlah nominal harga pembelian dengan uang yang ditransfer yakni Rp200 ribu.

Sumiatun, salah satu KPM penerima BPNT mengatakan dirinya bersama KPM yang lain selama ini merasa dirugikan karena bantuan sembako yang mereka terima tidak sesuai dengan nominal harganya.

(Rul/WII)

BACA JUGA:  Wabup Cory Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2020 dan Persiapan Pelaksanaan APBD 2021
  • Bagikan