PRINGSEWU, WAKTUINDONESIA – Supplier (penyalur) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Perusahaan Pringsewu Putra Mandiri berkilah sembako yang dikirim ke E-Warong Seribu Bambu Pekon Tulung Agung Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu kurang dari harga Rp200 ribu.
Hal tersebut dikatakan Direktur Perusahaan Pringsewu Putra Mandiri Hendri, bahwa harga sembako tersebut sudah sesuai dengan harga dipasaran dengan alasan semenjak pemerintah mengeluarkan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) harga sembako tidak stabil bahkan sering naik.
“Kita kan tahu harga dipasaran, apa yang kita kasih bisa dihitung seperti beras 15 kg, telur 10 butir harganya berapa, gak mungkin kita seperti itu,” kilah Hendri melalui sambungan telpon, Rabu (4/8/2021)
Ia mengakui selain sebagai sebagai supplier BPNT, Ia juga sebagai putra daerah asli Pringsewu, yang akan selalu memberikan yang terbaik kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BPNT binaannya.
“Pringsewu itu paling bagus, gak ada daerah Kabupaten/Kota yang ada yang mengasih beras 15 kg,” ujar dia.
Ia juga tidak menampik, sebagai suppllier sembako BPNT, keuntungan perusahan yang diperoleh dari hasil penjual sembako itu tidak terlalu besar masih dalam batas hal yang wajar.
Sementara, Siti Asrifah Ketua E-Warong Seribu Bambu mengaku, BPNT berupa sembako yang mereka terima sudah sesuai dengan kesepakatan bersama penyalur.
“Untuk komponennya beras 15 Kg, telur 10 butir, kalau buah pear 1/2 kg dan kalau sayuran ketang 1 kg,” jelas Siti Asrifah.





