Lintas sektoral seperti Camat, Kapolsek, Danramil, seluruh Lurah/Peratin pun diharapkan Parosil agar mengetahui situasi kondisi satgas kecamatan hingga pekon, bahkan kontroling atas fungsi satgas terkait menjadi perhatian serius.
“Dilihat, apakah satgas sudah berjalan atau belum. Jika belum, tolong diperbaiki dan diefektifkan. Jangan sampai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ini bertengger terus,” hematnya.
Lanjutnya seraya menambahkan,”terlebih terkait data masyarakatnya yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman), yang positifnya berapa yang meninggal berapa, semua harus tau,” tambahnya.
Bahkan kata Parosil, satgas harus bisa menganalisa mengapa terkonfirmasi positif covid-19 terus meningkat, tidak mengalami penurunan. Bila didasarkan atas faktor masyarakatnya sulit disadarkan, maka pentingnya ditempuh pendekatan secara persuasif, point dimaksud jelas Parosil merupakan pentingnya evaluasi bagi semua unsur yang terlibat.
“Sekali lagi saya minta seluruh jajaran satgas kecamatan hingga kelurahan/pekon, mari kita bergandengan, bekerja sama, bekerja keras dan semangat,” pintanya.
“Tolong dicamkan lurah maupun peratin, bila satgas covid dan posko di pekon belum dibentuk, segera dibentuk. Beri penjelasan kepada masyarat dan sentuh masyarakatnya,” tukasnya.
Hadir pada kesempatan tersebut, Wabup Lambar Drs. Mad Hasnurin, Wakapolres Lambar Kompol Dwi Santosa, SH., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Inspektorat, Kepala BPBD, Kepala BPKD, Kadis Koperindag, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan, Kadis PMP, Kasat Pol PP, Camat Balik Bukit, Kepala Puskesmas, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan seluruh Lurah/Peratin di wilayah Kecamatan Balik Bukit.
(Erw/WII)





