Buruknya Pembangunan Proyek Irigasi Miliyaran Dikeluhkan Warga

  • Bagikan

Dirinya merasa kecewa dengan pembangunan yang menelan anggaran yang sangat besar namun hasilnya tidak sesuai.

“Belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja, terlalu besar mereka ngambil keuntungannya pak, inikan uang masyarakat juga,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPD LSM BANKI Kabupaten Pesawaran Edi Wijaya mengaku sudah mendengar banyaknya keluhan warga terkait semerawutnya pengerjaan proyek irigasi tersebut. Karenanya, dia bersama anggota DPD LSM BANKI Pesawaran turun kebawah agar dapat menyaksikan kebenaran dari proyek yang terkesan dikerjakan asal-asalan tersebut.

“Banyaknya keluhan warga Desa Madajaya atas proyek pembangunan irigasi ini kami dari DPD LSM BANKI sudah cek semua dilokasi, hasil temuan kami, bahwa pekerjaan irigasi ini sangat sangat tidak sesuai spek dan RAB, kenapa bisa begitu, saya lihat bangunan irigasi yang dibawah bendungan itu banyak yang retak retak dan ada juga yang ambrol,” ujarnya.

“Kemudian pembangunan irigasi yang disebelah bawah itu, sangat membebani warga pemilik sawah, sudah bangunan nya asal asalan, matrialnya menumpuk disawah warga, kasian warga,” tambahnya.

Karenanya atas temuan tersebut pihaknya akan menindaklanjuti agar kontraktor maupun dinas terkait dapat bertanggung jawab sehingga bangunan irigasi dapat dimanfaatkan warga dengan kualitas yang baik.

“Kami LSM BANKI, sudah melihat semua hasil dari bangunan irigasi ini, kami juga sudah banyak mendengar keluhan warga setempat, untuk itu, kami akan tindak lanjuti, jika perlu kita laporkan kepada aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Diketahui, saat ingin mengkonfirmasi akan hal tersebut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran Zainal Fikri tidak memberikan respon, meski handphone dalam keadaan aktif. (Apr/WII).

BACA JUGA:  Sebelum Dikirim ke Rutan, Kejari Karo Rapid Tes Tahanan Titipan
  • Bagikan