“Dukungan kegiatan melalui dana desa, pembangunan wilayah kabupaten, pembangunan sektor pariwisata yang ramah lingkungan, pengawasan kepada para pelaku wisata baik domestik maupun mancanegara tidak serta-merta dapat dilakukan tanpa adanya koordinasi dan pemahaman yang sama dari kita semua sebagai pemangku kebijakan,” jelasnya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran atas upaya yang telah dilakukan, serta hal apa saja yang perlu dilakukan bersama sehingga target eliminasi malaria di Pesibar pada Tahun 2023 bisa tercapai.
(ers/WII)





