“Tentunya untuk mempersiapkan bekeluarga sakinah, mampu mengelola psikologi dalam keluarga, menjaga kesehatan reproduksi dan menyiapkan generasi berkualitas,” ujarnya.
Dengan demikian pihaknya berharap agar 100 siswa/siswi peserta Bimwin pra nikah tersebut dapat memahami dan menerapakan pernikahan kelak sesuai dengan aturan.
“Kami berharap semoga adanya kegiatan ini anak-anak lebih mawas diri dan bisa berpikir lebih positif yang berlandaskan aturan Agama dalam kegiatan yang melibatkan laki-laki dan perempuan,” tukasnya.
(Erw/WII)





