Dijelaskannya, forum silaturahmi dan pembinaan Ormas dan LSM setidaknya harus dapat memberikan gambaran kepada komponen masyarakat agar bersama-sama membantu pemerintah daerah dalam menjaga persatuan dan kesatuan. “Menumbuhkembangkan rasa solidaritas, cinta tanah air dan kegotongroyongan di tengah kemajemukan masyarakat Lampung di Pesibar pada seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi objektif keanekaragaman bangsa Indonesia tidak mungkin dihapuskan dan sampai kapanpun bangsa Indonesia akan tetap terdiri atas bermacam-macam suku, agama, adat istiadat dan sebagainya.
“Keanekaragaman tersebut akan menjadi modal dasar bagi perwujudan bangsa yang kuat, jika hubungan antar elemen masyarakat dibangun atas dasar hubungan yang bersifat terbuka dan saling menghormati,” ujarnya.
(ers/WII)





