Polemik 5 Cakades Incumbent-Angota BPD di Mesuji Berlanjut

  • Bagikan

MESUJI ,WAKTUINDONESIA – Polemik perlakuan tak menyenangkan yang diduga dilakukan lima incumbent calon kepala desa di Mesuji terhadap seorang Anggota Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Tanjung Raya, Samingan, berlanjut.

Ketua Forum BPD beberapa kecamatan mendesak Kadis PMD Mesuji, Anwar Pamuji, mengambil langkah.

Bahkan Forum BPD Mesuji telah menemui langsung Kadis Anwar Pamuji, Kamis (7/10/21).

Menurut Ketua Forum BPD Kecamatan Way Serdang, Triwibowo, didampingi beberapa ketua forum kecamatan dan pengurus forum kabupaten, pihaknya meminta kepada Kadis PMD untuk segera mengambil sikap tegas atas tindakan kelima incumbent tersebut.

“Ya, kami meminta kepada Kadis PMD Pak Anwar Pamuji agar segera mengambil sikap terhadap permasalahan ini supaya tidak berlarut larut. Sebab, jika dibiarkan begitu saja tindakan kelima oknum incumbent itu nantinya dapat menimbulkan potensi konflik yang membuat situasi menjelang Pilkades serentak ini menjadi kurang kondusif,” kata Triwibowo.

BACA: BPD Mesuji Kecam Arogansi 5 Kades: Dipicu Postingan Bansos Program Pusat

Masih dikatakan Triwibowo, pihaknya menganggap BPD sebagai bagian dari lembaga pemerintahan desa yang berkedudukan sejajar dengan kepala desa tidak semestinya diperlakukan seperti itu. Sebab, jalannya roda pemerintahan di desa juga berkat dukungan dari BPD.

“Intinya kami beritikat baik, karena kami beranggapan BPD dan Kepala Desa adalah anak kandung dari DPMD, maka sudah sewajarnya jika diantara kami ada perselisihan kami mengadu dan minta solusi dari orang tua kami. Kami ingin melihat sejauh mana perhatian orang tua kepada anak anaknya, jika kami dinilai kurang bijak dalam menyikapi masalah ini silahkan saja, perlu dicatat jika saja kami menuruti ego kami masing-masing mau jadi apa nantinya hubungan antara BPD dan kades ke depannya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Pengadaan Ambulans Desa, Dukung Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Triwibowo juga mendesak agar dalam waktu dekat segera Kadis PMD memanggil kelima oknum kepala desa incumbent itu untuk meminta maaf kepada Samingan.

Jika tidak dapat dipastikan situasi politik menjelang pilkades malah semakin memanas dan tidak kondusif.

“Kasihan lah pak kadis kan baru beberapa hari ini menjabat, masak iya sudah harus menanggung beban dan PR berat, belum lagi permasalahan lain yang masih jadi problematika di pilkades serentak ini. Jadi dalam hal ini kami meminta kepada pak Kadis untuk memediasi permasalahan ini secepatnya, tuntutan kami hanya ingin para pelaku menyampaikan permohonan maaf kepada mas samingan dan umumnya kepada seluruh anggota BPD Mesuji, serta membuat pernyataan dan klarifikasi lewat media massa bahwa permasalahan ini telah diselesaikan bersama-sama itu saja,” pintanya.

Namun lanjut dia, jika itikad baik kami ini disalah artikan oleh kelima oknum incumbent ini, dan merasa dirugikan oleh tindakan anggota kami silahkan ambil upaya hukum, silahkan laporkan kami kepada pihak berwajib.

“Atau kami yang akan membuat laporan atas persoalan itu, dan ini yang rugi siapa kalau bukan incumbent sendiri. Wong sama saudara sendiri saja kok mau kasar-kasaran,” tandasnya.

Menyikapi perselisihan yang terjadi antara salah satu anggota BPD, Samingan, dengan lima oknum calon kepala desa incumbent yang terjadi belum lama ini.

Kadis PMD sendiri berjanji untuk segera memanggil kelima oknum tersebut dan memediasi agar permasalahan ini segera berakhir.

“Kami akan segera memanggil kelima oknum kades tersebut, bersama dengan Samingan dan forum BPD, untuk kita mediasi dengan jalan musyawarah agar permasalahan ini cepat selesai dan tidak menggangu jalannya hajat Pilkades serentak yang akan segera berlangsung pada awal November mendatang,”ujar Anwar Pamuji singkat.

BACA JUGA:  Program Kotaku Kementrian PUPR Tersalurkan Dengan Baik

(fan)

  • Bagikan