Dalam kunjungannya, ia sempat menyanjung Rutan Kabanjahe.
Meskipun dalam situasi renovasi tetapi pelayanan yang diberikan mantap dan sungguh luar biasa. Apresiasi juga diberikan dalam pelayanan terkait makanan yang diberikan kepada warga binaaan dan menyempatkan mencicipi makanan yang akan diberikan untuk warga binaan.
“Namun, terkait singkong goreng hasil gorengan warga binaan Rutan Kabanjahe cukup mantap, namun kopinya yang kurang, itu saja saja,” candanya penuh keakraban.
Masukan langsung diberikan kepada Tim WBK/WBBM Rutan Kabanjahe untuk dilakukan perbaikan sebelum mendapat penilaian dari Tim Penilai Nasional.
Sangapta Surbakti selaku Kepala Rutan Kabanjahe Sabtu (23/10) kepada awak media menyampaikan, mengakui pihaknya harus terus berbenah untuk memperbaiki sarana dan prasarana dalam mengantisipasi mitigasi bencana alam dan non alam serta pelayanan publik dan integritas internal. “Pelayanan secara online juga sudah dilakukan oleh Rutan Kabanjahe,” terangnya.
“Untuk itu, masukan Ombudsman diakui sangat membantu dan akan dinilai kembali oleh Tim Penilai Nasiona. Dengan motto Melayani, Jujur, Amanah, Humanisz, kita pasti bisa,” pungkas sangapta Surbakti.
(rek/WII)





