Sehingga kata Ari kemungkinan mayat dihanyutkan, mengingat bila menggunakan kendaraan ke TKP tidak bisa dijangkau, kecuali jalan kaki.
Atas kejadian tersebut kata Ari, pihaknya telah mengevakuasi dan melanjutkan pemeriksaan intensif ke RSUD Alimuddin Umar. Kemungkinan katanya mayat tewas sekitar 7 hari yang lalu.
Pasalnya, kondisi jasat telah membengkak dan busuk, serta kondisi wajah telah hancur sehingga sulit untuk dikenali.
Ditambahkan Ari, bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga kiranya dapat menghubungi pihaknya.
“Ciri ciri jasad saat kita buka dari dalam karung menggunakan jaket berwarna cream, dalaman kaos, serta menggunakan celana training panjang tanpa celana dalam,” pungkasnya mendampingi Kapolres Lambar, AKBP Hadi Saepul Rahman.
(Erw/WII)





