LIWA, WAKTUINDONESIA – Kepolisian Resort Lampung Barat (Polres Lambar) menduga mayat yang ditemukan dalam karung di Pekon Atarkuwau, Pemangku Mekar Jaya, Kecamatan Batu Ketulis korban pembunuhan.
Pasalnya, saat dibuka oleh tim Inafis kaki dan tangan mayat terikat dengan tali, kondisinya telah membusuk dan dikerubungi lalat.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lambar, AKP M. Ari Satriawan, menurutnya penemuan mayat berjenis kelamin lelaki itu tewas dengan kondisi tidak wajar.
“Setelah kita bersama tim membuka karung tangan kakinya terikat dengan tali rapia berwarna abu-abu,” jelas Ari sapaan AKP. M Ari Satriawan, Selasa (2/11/2021)
Kondisi tersebut kata Ari adalah sesuatu yang tidak wajar, tak mungkin bisa dilakukan seorang diri oleh korban.
Kemudian, Ari pun mengutarakan kronologis singkat penemuan mayat yang berusia kisaran 38 tahunan dan berambut pendek itu, kata Ari penemuan mayat tersebut berawal dari laporan warga yang hendak memancing di sekitaran sungai.
“Kemungkinan mayat terbawa dari hulu sungai, mengingat saat ditemukan telah menepi dipingiran sungai,” terangnya.





