Ketua DPRD Lambar Apresiasi Kinerja Polres Lambar: Ungkap Kasus Pembunuhan Mayat dalam Karung

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Ketua DPRD Lampung Barat (Lambar) Edi Novial mengapresiasi kinerja anggota Polres Lambar yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan mayat dalam karung yang terjadi pada 2 November 2021 lalu.

“Pak Ketua DPRD Edi Novial berterimakasih atas kinerja cepat keberhasilan team Tekab 308 Polres Lampung Barat yang kurang dari 14 hari telah mengungkap pelaku pembunuhan di wilayah hukum Lambar,” ungkap Kabag Umum dan Kehumasan DPRD Lambar, Guy Da Silva, dalam keterangannya pagi ini, Minggu (14/11/21).

Kasus tersebut sempat menyita perhatian publik karena korban ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan.

Kaki tangan terikat dan ditemukan mengapung disungai dalam karung dan telah mngengeluarkan aroma menyengat.

Terpisah, Ketua DPRD Edi Novial sangat mengapresiasi.

Menurutnya, pengungkapan itu tergolong cepat.

“Oleh karena itu saya secara pribadi menyampaikan rasa bangga sekaligus memberi penghargaan setinggi tingginya untuk kinerja team Polres Lambar,” ungkap Edi Novial.

Ia berharap, kasus serupa tidak terjadi lagi di Lambar.

“Apabila ada perselisihan atau permasalahan agar kiranya dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa adanya kekerasan,” tambahnya.

Diketahui, dalam kasus ini, polisi Lambar berhasil mengamankan  sembilan terduga yang berkaitan dengan pembunuhan pria malang itu. Motif pembunuhan diduga karena dendam.

Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap seorang lagi yang juga diduga terlibat.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB), yakni sejumlah HP, pakaian korban, tali yang digunakan terduga, golok, jarum karung, tiga batang kayu kopi yang disinyalir digunakan memukul korban, satu batang bambu yang digunakan untuk memikul korban saat hendak dibuang ke sungai, dan motor.

Diberitakan sebelumnya, terduga pelaku pembunuhan mayat terbungkus dalam karung pada 2 November lalu di Pekon Atar Kuwau kecamatan Batu Ketulis berhasil diungkap Kepolisian setempat.

BACA JUGA:  Pembangunan 3 Gedung BLK untuk Ponpes di Kabupaten Pesisir Barat Rp1,5 M Diduga Abaikan Juknis Ditjen

Mulanya, penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga setempat ketika hendak pergi memancing di aliran sungai, Selasa (2/11/21).

Kapolres AKBP Hadi Saepul Rahman, membenarkan informasi dimaksud saat dihubungi waktuindonesia.id, Sabtu (13/11/21) malam.

BACA: Penemuan Mayat dalam Karung

Menurutnya, ungkap kasus pembunuhan tersebut merupakan kerja keras pihaknya dan dukungan masyarakat.

Kendati begitu, kata Hadi, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara detail kronologis pengungkapan.

Pasalnya, Satreskrim Lambar sedang melakukan pengembangan terduga pelaku yang lebih dari satu orang itu.

“Alhamdullilah terungkap, silahkan kronologis kasat reskrim ya,” tulis Hadi melalui aplikasi perpesanan, Whatsapp.

Hadi memberikan sedikit informasi terduga pelaku yang menurutnya lebih dari satu orang.

“Karena masih pengembangan lima orang lagi,” tulisnya lagi.

Atas hasil pengembangan tersebut, Hadi acung jempol atas kerja satuan spesialis tindak pidana umum yang dikomandoinya.

“Saya salut untuk Satreskrim,” singkatnya.

“Dan tentunya kejahatan pasti meninggalkan jejak” imbuh dia.

Sementara, Kasat Reskrim Lambar, AKP M. Ari Satriawan, juga membenarkan pihaknya telah mengungkap terduga pelaku, pihaknya kini sedang melakukan sejumlah rangkaian ungkap kasus bersama tim.

“Benar mas, nanti informasi detail dan tanggapannya saya informasikan kembali ya,” ujarnya.

Kemudian, Kapolsek Sekincau, Kompol Sukimanto juga memberikan statement. “Alhamdulillah sudah terungkap atas kerjasama Polsek Sekincau yang turut dibantu Satreskrim,” tukasnya.

(esa/WII)

  • Bagikan