“Sehingga dapat dirasakan secara langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan perekonomian masyarakat di Pesibar. Terlebih melalui kegiatan sosialisasi ini juga, peserta yang berasal dari petani, kelompok tani dan penyuluh pertanian akan diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang program KPB,” pungkasnya.
Hapzi menandaskan, pihaknya juga tak luput meminta lembaga perbankan agar memudahkan persyaratan dan proses penyaluran KUR sektor pertanian kepada para petani yang membutuhkan modal tambahan agar dapat tepat guna dan tepat sasaran.
Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Lampung, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Barat (Lambar), Nasrullah Arsyad, Kabag Perekonomian Sekretariat Pemkab Pesibar, Ariswandi, para narasumber dari tim Program KPB Provinsi Lampung, para perwakilan dan cabang perbankan wilayah Pesibar, para perwakilan OPD, dan peserta sosialisasi dari petani, kelompok tani, dan penyuluh pertanian yang berjumlah sekitar 150 orang dari 11 kecamatan di Pesibar.
(ers/WII)





