“Walaupun giat Latja ini belum mendapat kewenangan penuh, akan tetapi saudara tidak lama lagi menjadi anggota Polri dengan pangkat Brigadir Polisi dua dan akan segera turun langsung ke masyarakat,” timpalnya.
Untuk itu, lanjutnya, sejalan dengan pelaksanaan program Latja Diktukba Polri ini yang pelaksanaannya ditempatkan di Polres Pesawaran dan di Kesatuan kewilayahan jajaran Polda Lampung sekaligus menjadi kekuatan kesatuan dimana para siswa Diktukba sekalian melaksanakan Latja.
“Kepada para Supervisor dan para Mentor, saya titipkan para siswa Diktukba Polri untuk benar-benar dibimbing, dibina tentang sikap perilaku dan kemampuannya secara serius dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa dievaluasi melalui peranan Supervisor dan Mentor selama Latja di Polres Pesawaran,” jelasnya.
Dirinya berharap, semua persiapan yang selama ini telah diupayakan dapat dilaksanakan dengan baik dan apabila dalam pelaksanaannya terdapat hal-hal yang prinsip segera dilaporkan. Pengalaman pada pelaksanaan tugas pokok sebelumnya agar dijadikan pedoman pada pelaksanaan Latja siswa Diktukba Polri saat ini.
“Saya harapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan Brigadir-brigadir Polri sesuai harapan masa depan, yaitu Polri yang mahir, terampil, terpuji dan patuh hukum serta profesional dan dapat dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
(apr/WII)





