75 HMI : Tantangan Menjawab Bonus Demografi

  • Bagikan

Apabila bonus demografi ini bisa dikelola dengan baik dan profesional oleh pemerintah, maka Indonesia bisa mendapatkan besar.

Misalnya, potensi rasio beban ketergantungan adalah perbandingan antara jumlahpenduduk usia nonproduktif dengan jumlah penduduk usia produktif.

Dalam menjemput bonus demografi, tidak terlepas hadirnya generasi milenial yang akrab dengan smartphone dan akrab dengan teknologi.

Namun, sejatinya generasi yang sering disebut Generasi Y ini, menurut para peneliti sosial sering kali dikelompokkan pada generasi yang lahir antara 1980-2000.

Jadi bisa dikatakan, orang-orang yang masuk ke dalam kategori ini ialah generasi muda yang saat ini berusia 15-34 tahun.

Tantangan kader HMI, bagaimana berada di tengah generasi milenial. Roh organisasi tentunya ada pada proses regenerasi kader.

Tantangan HMI jadi lebih besar baik secara Intenal maupun Eksternal, melihat karakteristik generasi Milenial yang begitu apatis hingga individual.

Wajah Himpunan seharusnya lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi yang telah menyatu dengan generasi milenial, tapi tidak meninggalkan substansi ADART organisasi.

HMI harus bertransformasi seiring perkembangan teknologi yang memiliki akselerasi cukup tinggi, diantaranya peluang dan ancaman artificial intelligence (AI), BIG Data, perkembangan Internet Of Things (IOT), dan potensi Cloud System.

Semua itu bisa menjadi ruang baru untuk kemandirian organisasi agar nantinya bisa berdaulat secara ekonomi, sosial dan politik.

Sehingga diharapkan hadirnya budaya baru yakni transparansi dan akuntabilitas kinerja di organisasi.

Mau tak mau, jika tidak mengikuti arus besar tersebut, himpunan tidak mampu menjadi jawaban terhadap generasi milenial.

Organisasi harus memiliki roadmap yang jelas, transformasi Himpunan menuju ekosistem digital merupakan syarat mutlak untuk menjelma menjadi organisasi modern, memanfatkan seluruh kecanggihan teknologi dalam mengelola organisasi yang tak bisa dihindari termasuk kelengkapan infrastruktur organisasi dalam meningkatkan kinerja tata kelola administrasi dan fungsi rutin operasional internal.

BACA JUGA:  Inilah Biografi Raden Adipati Surya, Kiprah di Dunia Politik Mengagumkan

Hadirnya teknologi informasi, mamberikan terobosan himpunan dalam mengambil keputusan-keputusan srategis yang harus berbasis pada DATA Decisision Support System (DSS), dan juga rencana rencana strategis organisasi dapat disinergiskan dengan seluruh entitas organisasi disetiap tingkatan.

Seluruh keputusan organisasi semuanya dapat terukur dan terevaluasi dengan jelas, sehingga monitoring dan evaluasi gerak roda organisasipun terkendali.

Yaumil milad Himpuananku yang ke- 75 Tahun , dengan mengharap Ridho Allah SWT Yakin Usaha Sampai.

Penulis : Wildan Hanafi, Kader HMI Komisariat Pertanian Universitas Lampung

  • Bagikan