Dikatakan, sejatinya tiap tahun pemkab memberangkatkan masyarakatnya untuk berwisata rohani.
Namun dua tahun sebelumnya, 2020 dan 2021, program tersebut terpaksa ditunda lantaran pandemi Covid-19.
“Sebenarnya pemberangkatan umroh ini dilaksanakan tahun 2020, tapatnya di bulan Mei. Waktu itu juga para jamaah sudah membuat paspor dan tinggal berangkat. Akan tetapi terhalang wabah pandemi Covid-19,” jelas Bupati Lampung Barat kelima itu.
Dikatakan Bupati Parosil, semula, rencananya keberangkatan jamaah umrah asal Lampung Barat lebih awal atau tiba di tanah suci, Mekkah atau Madinah Arab Saudi pada 1 Syawal 1443 H, 2 Mei 2022.
“Namun karena sesuatu dan lain hal maka baru bisa terlaksana hari ini. Namun apapun itu kita patut bersyukur karena sudah bisa berangkat,” tambah suami Ketua TP PKK Lampung Barat Partinia Parosil itu.
Bupati Parosil berpesan jamaah umrah berkenan mendoakannya dan Wabup Mad Hasnurin agar bisa menyelesaikan tugas keduanya hingga akhir masa jabatan (AMJ) 11 Desember 2022 dengan baik.
“Mungkin sebagian bapak ibu yang hadir di sini sudah mengetahui bahwa waktu saya dan Pak Mad Hasnurin memimpin Lampung Barat tinggal tujuh bulan lagi. Doakan agar kami saat di tanah suci agar kami bisa menyelesaikan program-program dengan baik, tidak ada masalah dan persoalan juga sehat dan selamat,” pungkas ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat itu.***(WII)





