LAMPUNG BARAT, WAKTUINDONESIA – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggelar open house (Rumah terbuka) di rumah pribadinya, Pemangku Cipta Mulya Pekon Purawiwitan Kecamatan Kebuntebu, Selasa, 2 Syawal 1443 H, 3 Mei 2022.
Tak hanya open house, di hari yang sama Bupati Lampung Barat kelima itu membuka Festival Sekura Cakak Buah dan Malaman Buka Dibi Muli Mekhanai Kebunkebu Tahun 2022 di Pekon Muara Jaya II.
Di open house, Bupati Lampung Barat Parosil tampak didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Partinia Parosil Mabsus.
Bupati Parosil mengapresiasi festival sekura cakak buah tersebut.
“Karena kegiatan sekura seperti ini memang sudah ada semenjak kita masih kecil menyambut gembira datangnya hari raya Idul Fitri. Generasi muda diharapkan mampu mempertahankan keberlangsungan adat istiadat atau budaya leluhur.
“Harapan saya kedepannya dapat di pertahankan,” katanya.
Sebelumnya, Bupati-Wakil Lampung Barat, Parosil Mabsus- Mad Hasnurin menggeler open house di rumah dinas masing-masing di bilangan Kebun Raya Liwa (KRL) Pekon Kubuperahu Kecamatan Balikbukit, 1 Syawal 1443 H, 2 Mei 2022 setelah melaksanakn Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Manshur yang terdapat di bundaran Tigu Agha, Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit.
Sementara, pantauan Waktuindonesia.id, di hari kedua Syawal ini, 3 Mei 2022, selain Festival Sekura Cakak Buah di Pekon Muara Jaya II, pesta sekura digelar di Kenali Kecamatan Belalau.
Sekura sendiri adalah bertopeng.
Pesta Sekura (Berpesta sambil bertopeng).
Sekura merupakan budaya warisan leluhur di sebagian masyarakat di beberapa daerah di Lampung Barat. Utamanya Kecamatan Belalau dan Batubrak Batu dan sekitarnya juga di beberapa desa di Lampung Barat.
Sekura merupakan bagian ungkapan kegembiraan karena merampungkan puasa (Saum) di siang hari selama sebulan penuh pada bulan Ramadan.
Pesta sekura bisanya digelar di awal bulan Syawal, 1 – 7 Syawal. Biasanya paling ramai sejak 2 Syawal. (WII)





