Pantauan Arus Balik H+3 di Lampung Barat, Ada Rekayasa Lalulintas

  • Bagikan

LAMPUNG BARAT, WAKTUINDONESIA – Arus balik H+3 hari raya Idul Fitri 1443 H, Kamis, 5 Mei 2022, di Tugu Kayu Agha Bundaran Liwa Lampung Barat volume kendaraan terpantau meningkat.

Volume kendaraan baik yang dari arah Warkuk Ranau Selatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tampak padat namun lancar.

Demikian pula dari arah Kabupaten Pesisir Barat Lampung atau sebaliknya.

Menurut Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Lampung Barat Usman A Rani mendampingi Plt Kadis Junaidi Jamsari, pantauan pihaknya di H+3 arus balik lebaran ini, volume kendaraan cukup meningkat.

Bahkan tergolong tak lengang. Konvoi kendaraan melintas baik roda dua maupun roda empat terus melintas.

Meski demikian arus lalu lintas masih tetap lancar meski ada titik tertentu yang harus dilakukan rekayasa lalulintas.

“Ya berdasarkan laporan kawan-kawan yang bertugas di lapangan volume kendaraan cukup padat lancar,” ujar dia.

Disinggung puncak arus balik di Lampung Barat, ia memperkirakan terjadi H+4 hingga H+6.

“Untuk puncak arus balik diperkirakan akhir pekan ini, Jumat, Sabtu dan Minggu,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Lampung Barat, AKBP Hadi Saepul Rahman tampak turun langsung meninjau kamtibmas sekaligus memantau arus lalulintas di titik lokasi yang di gelar pesta rakyat, Sekura, di Pekon Geringan Kecamatan Batubrak.

Di titik itu arus lalulintas cukup padat merayap.

Petugas bahkan harus melakukan rekayasa lalulintas, utamanya untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Kendaraan yang menuju arah Kota Liwa dari arah Sumberjaya dialihkan ke jalan lingkar Pekon Balak menuju Kegeringan arah pasar Pekon Balak.

Sementara sebaliknya, kendaraan yang menuju arah Sumberjaya dari arah Liwa dialihkan ke Jalan Lingkar Pekon Kegeringan arah SMP 1 Batubrak.

BACA JUGA:  Pererat Silaturahmi, Ini yang Dilakukan Para Ustadz dan Santri Ponpes Miftahul Khoer II, Bersama Warga

Sementara untuk kendaraan lebih dari roda empat tetap melintas di jalan nasional.

Langakah itu ditempuh guna mengantisipasi terjadi kemacetan arus lalulintas.

“Antisipasi kami mengerahkan personel dan melakukan rekayasa lalulintas,” ujar mantan kapolres Tulangbawang Barat (Tubaba) siang tadi. (WII)

  • Bagikan