SUMATERA UTARA, WAKTUINDONESIA – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melangsungkan kunjungan kerja (Kunker) selama tiga hari ke Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara, Kamis – Sabtu, 9 – 11 Juni 2022.
Bupati Parosil memang memilih kabupaten yang beribukotakan Raya itu.
Alasannya, budidaya ikan air tawar dengan sistem keramba jaring apung (KJA) di Danau Toba.
Kabupaten Simalungun sendiri satu dari delapan kabupaten di Sumatra Utara yang terkenal dengan penghasil budidaya ikan air tawar via KJA di Danau Toba.
BACA JUGA: Berita Terkait KJA di Danau Toba
Seperti diketahui, Kabupaten Lampung Barat juga punya Danau Ranau. Tepatnya di Kecamatan Lumbokseminung.
Budidaya ikan air tawar dengan sistem KJA juga telah dijalani sebagian masyarakat di Lumbokseminung di Danau Ranau.
Kunker Bupati Parosil itu juga terkait pengelolaan budidaya ikan air tawar dengan sistem KJA. Tak terkecuali soal penggandengan investor.
Dalam kunker itu, Bupati Parosil didampingi Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, Anggota DPRD Lampung Barat Ahmad Ali Akbar.
Pj Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Barat Adi Utama, Kepala Dinas Perikanan Kamaluddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Hendry Faisal dan serta perwakilan pengusaha KJA Kecamatan Lumbokseminung juga turut dalam rombongan Bupati Parosil.
BACA: Berita Daerah Sumatera Utara
Kehadiran Bupati Parosil dan rombongan disambut hangat Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi, Kamis, 9 Juni 2022.
Di Simalungun, Bupati Parosil dan rombongan sempat sempat berkunjung ke perusahaan yang telah bekerjasama dengan Pemkab Simalungun dalam upaya meningkatkan produktivitas produksi ikan air tawar, PT Japfa.
Perusahaan ini bergerak di bidang pengelolaan pakan ikan.
PT Japfa juga yang menampung ikan hasil budidaya KJA. Dengan standart tertentu.





