Menurutnya, dalam prakteknya, majelis taklim merupakan tempat pangajaran atau pendidikan agama Islam yang paling fleksibel dan tidak terikat oleh waktu.
“Jika kita melihat tema yang diusung pada pengajian akbar kali ini, yaitu ”Dengan menghafal asmaul husna hati menjadi sejuk, tenang dan barokah”, maka majelis taklim seperti sekarang ini merupakan sarana efektif untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan
ketaqwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.
“Saya berharap para pengurus pengajian Al Hidayah dapat terus melakukan pembinaan umat menuju masyarakat Islam yang kaffah dan dikelola secara sungguh- sungguh dengan mengedepankan pada pembentukan akhlaq dan perilaku yang sesuai dengan norma, nilai dan adat istiadat,” pungkasnya.
(WII)





